Materi 1 OracleDB 11 g : Introduction

Halooo gaisssss, selamat pagi, siang, sore, dan malam dimanapun anda berada para jones:v saya Agung Ramadhan akan menyampaikan beberapa ilmu tentang salah satu mediasi databe terbaik di dunia, yaitu Oracle DBMS hahahahah:v cekidot

Oracle 11g and other version

Oracle Database yang biasa disebut Oracle RDBMS atau hanya dipangggil Oracle saja adalah database multi model sistem manajemen yang dibuat, diproduksi, dan dipasarkam oleh Oracle Production

Produk Oracle mengikuti penomoran dan penamaan rilis khusus. The “c” dalam rilis saat ini, Oracle Database 12c, singkatan dari “Cloud”. Rilis sebelumnya (misalnya Database Oracle Database 10g dan Oracle9i) telah menggunakan sufiks dari “g” dan “i” yang berlaku untuk “Kotak” dan “Internet”. Sebelum merilis Oracle8i Database, tidak ada sufiks yang ditampilkan dalam konvensi penamaan Oracle Database. Perhatikan bahwa tidak ada v1 dari Oracle Database, seperti Larry Ellison , “tidak ada yang mau membeli versi 1”.Oracle RDBMS rilis penomoran telah menggunakan kode berikut:

  • Oracle v2: 2.3
  • Oracle v3: 3.1.3
  • Oracle v4: 4.1.4.0-4.1.4.4
  • Oracle v5: 5.0.22, 5.1.17, 5.1.22
  • Oracle v6: 6.0.17-6.0.36 (tidak ada kode OPS), 6.0.37 (dengan OPS)
  • Oracle7: 7.0.12-7.3.4
  • Oracle8 Database: 8.0.3-8.0.6
  • Oracle8 iRelease Database 1: 8.1.5.0-8.1.5.1 (patchset sejak Februari 1999 )
  • Oracle8 iRelease Database 2: 8.1.6.0-8.1.6.3 (patchset per November 1999 )
  • Oracle8 iRelease Database 3: 8.1.7.0-8.1.7.4 (patchset per Agustus 2000 )
  • Oracle9 iRelease Database 1: 9.0.1.0-9.0.1.5 (patchset per Desember 2003 )
  • Oracle9 iRelease Database 2: 9.2.0.1-9.2.0.8 (patchset per April 2007 )
  • Oracle Database 10 gRilis 1: 10.1.0.2-10.1.0.5 (patchset pada Februari 2006 )
  • Oracle Database 10 gRelease 2: 10.2.0.1-10.2.0.5 (patchset per April 2010 )
  • Oracle Database 11 gRilis 1: 11.1.0.6-11.1.0.7 (patchset per September 2008 )
  • Oracle Database 11 gRelease 2: 11.2.0.1-11.2.0.4 (patchset per Agustus 2013 )
  • Oracle Database 12 cRelease 1: 12.1.0.1 (patchset per Juni 2013 )
  • Oracle Database 12 cRelease 1: 12.1.0.2 (patchset per Juli 2014 )
  • Oracle Database 12 cRelease 2: 12.2.0.1 (patchset pada Maret 2017 )

– Oracle 11g and other version

Oracle adalah nama produk software database server yang diproduksi oleh perusahaan software Oracle Corporation sejak tahun 1977. Oracle merupakan software database yang menggunakan bahasa SQL (Structured Query Language), di dalam dunia database istilah query dapat diartikan “Permintaan Data”. Saat ini SQL merupakan bahasa query.

Diantaranya adalah :

1. Oracle 11g

Oracle Database 11g Entreprise Edition ini memberikan performance, memiliki skala tertentu (scalability), security, dan kehandalan (reliability) dalam pemilihan cluster atau single server yang dapat berjalan di sistem operasi Windows, Linux, dan Unix.

Keuntungan menggunakan Oracle Database 11g Enterprise Edition :

– Melindungi server yang error atau gagal, situs yang gagal, human error, dan mengurangi downtime.

– Mengamankan data dan pemenuhan row-level keamanan yang unik, auditing yang baik, enkripsi data transparan dan total recall data.

– Data warehousing performance tinggi, proses analitik online, dan data mining.

– Pengaturan yang mudah untuk semua informasi lifecycle database yang terbesar.
Oracle Database 11g membuat penggunaan Oracle di Windows dan .NET lebih mudah, cepat, dan lebih efektif biaya. Oracle Database 11g menyediakan nilai yang besar dengan harga yang rendah pada platform Windows. Oracle Database 11g lebih mudah dan lebih hemat biaya dibandingkan dengan Microsoft SQL Server. Produk Oracle Database 11g merupakan standard terbuka dan support di sebuah range platform, tool pengembangan, dan bahasa.Beberapa hal yang dikembangkan di Oracle 11g adalah environment berubah, XML, SQL statement yang baru, fitur baru di PL/SQL, Java, JDBC, dan SQLJ, dan perkembangan Pro* dan OCI.

2. Oracle 12c

Oracle Database 12c mencakup fitur Oracle yang disebut “database pluggable,” yang memungkinkan sebuh instance dari database oracle untuk menghandle banyak database lain, memungkinkan penggunaan yang lebih efisien menggunakan sumber daya sistem dan manajemen yang lebih mudah.

3. Oracle 10g  dari grid.

Fokus dari versi baru Oracle adalah untuk memudahkan perusahaan menyederhanakan proses implementasi grid computing di luar kerangka kerja komputasi akademik, teknik, riset dan saintifik. Software ini adalah langkah revolusioner berdasarkan pengalaman Oracle selama bertahun-tahun dalam arsitektur komputasi tersebar dan dalam mendukung lingkungan multivendor. Oracle 10g meliputi:

– Oracle Database 10g

– Oracle Aplication Server 10g

– Oracle Enterprise Manaer 10g

4. Other version

Sekitar pertengahan tahun 1980an, Larry mendiversifikasi produk Oracle (versi 6.x) keluar mainframe, yakni ke sistem operasi Unix. Selanjutnya tahun 1996 Oracle Corp mendiversifikasi Oracle (versi 7.x) ke sistem operasi Novell Netware, Windows NT, dan Linux (versi 8.x, tahun 1997).

Mulai pertengahan tahun 1990an Oracle Corp mulai membuat juga produk-produk nondatabase-server seperti application server (WebDB, OAS), development tools (Oracle Developer, Oracle Designer), dan application suite (Oracle Apps).

Referensi data table adalah suatu masukan untuk pembuatan table baik cara ataupun segala bahan yang dibutuhkan.Seperti alter table , merupakan perintah di Oracle yang digunakan untuk merubah struktur suatu table, seperti melakukan proses dibawah ini:

– Menambah suatu kolom di table

– Merubah tipe data suatu kolom

– Merubah nama table

– Menghapus suatu kolom

Dan Constraint adalah aturan atau batasan yang diterapkan di table untuk menjaga konsistensi dan integritas data.

Menurut salah satu para ahli, Brady dan Loonam (2010), Entity Relationship diagram (ERD) merupakan teknik yang digunakan untuk memodelkan kebutuhan data dari suatu organisasi, biasanya oleh System Analys dalam tahap analisis persyaratan proyek pengembangan system. Sementara seolah-olah teknik diagram atau alat peraga memberikan dasar untuk desain database relasional yang mendasari sistem informasi yang dikembangkan. ERD bersama-sama dengan detail pendukung merupakan model data yang pada gilirannya digunakan sebagai spesifikasi untuk database.

Dalam pembentukan ERD terdapat 3 komponen yang akan dibentuk yaitu :

a. Entitas

Entity (entitas) yaitu suatu obyek yang dapat dibedakan dari lainnya yang dapat diwujudkan dalam basis data. Pengertian lainnya menurut Brady dan Loonam (2010), entitas adalah objek yang menarik di bidang organisasi yang dimodelkan. Contoh : Mahasiswa, Kartu Anggota Perpustakaan (KAP), dan Buku.

b.  Hubungan (relasi/relationship)

Suatu hubungan adalah hubungan antara dua jenis entitas dan direpresentasikan sebagai garis lurus yang menghubungkan dua entitas. Contoh : Mahasiswa mendaftar sebagai anggota perpustakaan (KAP), relasinya adalah mendaftar.

c.  Atribut

Atribut memberikan informasi lebih rinci tentang jenis entitas. Atribut memiliki struktur internal berupa tipe data. Jenis-jenis atribut :

– Atribut Key adalah satu atau gabungan dari beberapa atribut yang dapat membedakan semua baris data ( Row/Record ) dalam tabel secara unik. Dikatakan unik jika pada atribut yang dijadikan key tidak boleh ada baris data dengan nilai yang sama.Contoh : Nomor pokok mahasiswa (NPM), NIM dan nomor pokok lainnya

– Atribut simple atribut yang bernilai atomic, tidak dapat dipecah/ dipilah lagi.Contoh : Alamat, penerbit, tahun terbit, judul buku.

– Atribut Multivalue adalah nilai dari suatu attribute yang mempunyai lebih dari satu (multivalue) nilai dari atrribute yang bersangkutan. Contoh : dari sebuah buku, yaitu terdapat beberapa pengarang.

– Atribut Composite adalah suatu atribut yang terdiri dari beberapa atribut yang lebih kecil yang mempunyai arti tertentu yang masih bisah dipecah lagi atau mempunyai sub attribute.Contoh : dari entitas nama yaitu nama depan, nama tengah, dan nama belakang

– Atribut Derivatif adalah Atribut yang tidak harus disimpan dalam database Ex. Total. atau atribut yang dihasilkan dari atribut lain atau dari suatu relationship. Atribut ini dilambangkan dengan bentuk oval yang bergaris putus-putus.

Derajat relasi atau kardinalitas rasio

Menjelaskan jumlah maksimum hubungan antara satu entitas dengan entitas lainnya

– One to One (1:1) : Setiap anggota entitas A hanya boleh berhubungan dengan satu anggota entitas B, begitu pula sebaliknya.

– One to many (1:M / Many) : Setiap anggota entitas A dapat berhubungan dengan lebih dari satu anggota entitas B tetapi tidak sebaliknya.

– Many to Many (M:M) : Setiap entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas himpunan entitas B dan demikian pula sebaliknya

Simbol-simbol untuk membuat diagram ERD:

   Adapun UID yang berfungsi mengembalikan bilangan bulat yang secara unik mengidentifikasi pengguna sesi (pengguna yang masuk).

Secara global key-key dalam Oracle dapat dibagi sebagai berikut :

– Primary Key : Key yang mengindentifikasikan bahwa setiap record pasti unique. Dalam sebuah tabel hanya diperbolehkan satu primary key, tidak lebih. Misalnya adalah tabel MURID, tidak ada murid yang memiliki NIS (Nomor Induk Siswa) yang sama dalam keadaan real, kemudian diimplementasikan dalam bentuk tabel dengan diberikan primary key pada kolom NIS.

– Foreign Key : Key yang dihasilkan dari primary key dari tabel lain sebagai bentuk referensi dari tabel lain tersebut. Misalnya adalah tabel BELAJAR, dalam proses pembelajaran dibutuhkan kelas, guru dan apa yang dipelajari alias mata pelajaran, maka diimplementasikan dalam sebuah tabel bahwa dalam tabel BELAJAR terdapat foreign key (key asing) dari tabel KELAS, GURU dan MATA_PELAJARAN. Dari definisi key ini kita dapat mengetahui istilah MASTER-DETAIL.

– Alternate Key (Unique Key) : Key ini sebenarnya hampir sama dengan fungsi primary key yaitu berjenis unique key. Maksudnya adalah mungkin saja primary key yang kita buat pada suatu tabel adalah merupakan autonumber (angka yang bertambah terus-menerus ketika proses insert data, sehingga tidak dimungkinkan terdapat nilai yang sama), dikarenakan tidak diperbolehkan ada dua primary key maka dapat dibantu oleh alternate key ini sebagai penanda unique-nya sebuah record dengan record lain. Dalam sebuah tabel diperbolehkan lebih dari satu alternate key.

– Non Unique Key : Key yang bisa lebih dari satu dalam sebuah tabel dan tidak mendefinisikan unique antar record di dalam table tersabut. Key ini biasa digunakan untuk membantu proses pencarian (select) data pada sebuah kolom yang sering digunakan untuk proses tersebut.

* Relation Database Terminalogy

Database Relasional sebenarnya adalah suatu konsep penyimpanan data terstruktur, sebelum konsep database relasional muncul sudah ada uda model database yaitu network database dan hierarchie database . Teori database relasional di kemukakan pertamakali oleh Dr. E.F. Codd.

Dalam database relasional, data disimpan dalam bentuk relasi atau tabel dua dimensi, dan antara tabel satu dengan tabel lainnya terdapat hubungan atau relationship sehingga dapat di simpulkan, database adalah kumpulan dari sejumlah tabel yang saling hubungan atau saling keterkaitan.

Untuk membuat struktur tabel, mengisi data ke tabel, memperbarui data dan menghapus data dari tabel diperlukan software. Perangkat lunak yang digunakan membuat tabel, isi data, ubah data, dan hapus data disebut Relational Database Management System atau yang biasa di singkat dengan RDBMS.

SQL adalah singkatan dari Structured Query Language. Sedangan pengertian SQL adalah suatu bahasa (language) yang digunakan untuk mengakses data di dalam sebuah database relasional. SQL sering juga disebut dengan istilah query, dan bahasa SQL secara praktiknya digunakan sebagai bahasa standar untuk manajemen database relasional. Hingga saat ini hampir seluruh server database atau software database mengenal dan mengerti bahasa SQL.

Sejarah SQL Awal mula lahirnya bahasa SQL yaitu pada bulan Juni 1970, dimana saat Jhonny Oracle yang merupakan seorang peneliti dari perusahaan IBM memiliki gagasan pembuatan basis data relasional, ide tersebut dituangkan dalam sebuah artikel. Di dalam artikel tersebut juga dibahas mengenai kemungkinan membuat sebuah bahasa standar untuk mengakses data dalam database tersebut. Bahasa standar tersebut diberinama SEQUEL (Structured English Query Language). Setelah kemunculan artikel tersebut lalu IBM memutuskan untuk mengembangkan pembuatan bahasa SEQUEL. Namun penamaan SEQUEL dalam bahasa standar tersebut bermasalah dengan hukum sehingga diubahlah menjadi SQL. Jenis Perintah SQL Dalam penggunaan SQL terdapat beberapa perintah yang berguna untuk mengakses dan memanajemen data yang terdapat dalam database. Jenis peringah SQL secara umum dibagi kepada tiga sub perintah, yaitu DDL (Data Definition Language), DML (Data Manipulation Language), dan DCL (Data Control Language). Ketiga sub perintah tersebut sangat perlu untuk dipahami bagi anda yang ingin menguasai bahasa sql dan mahir dalam pembuatan database.

Data Definition Language (DDL) adalah sub perintah dari bahasa SQL yang digunakan untuk membangun kerangka sebuah database, dalam hal ini database dan table. Terdapat tiga perintah penting dalam DDL, yaitu CREATE, ALTER, DROP.

CREATE : perintah ini digunakan untuk membuat, termasuk di dalamnya membuat database baru, tabel baru view baru, dan kolom baru. Contoh: CREATE DATABASE nama_database

ALTER : perintah ALTER berfungsi untuk mengubah struktur tabel yang telah dibuat. Mencakup di dalamnya mengubah nama tabel, menambah kolom, mengubah kolom, menghapus kolom, dan memberikan atribut pada kolom. Contoh: ALTER TABLE nama_tabel ADD nama_kolom datatype

DROP : perintah DROP berfungsi untuk menghapus database atau tabel. Contoh: DROP DATABASE nama_database

Data Manipulation Language (DML) adalah sub perintah dari bahasa SQL yang digunakan untuk memanipulasi data dalam database yang telah dibuat. Terdapat empat perintah penting dalam DML, yaitu INSERT, SELECT, UPDATE, dan DELETE.

INSERT: perintah ini digunakan untuk memasukkan data baru ke dalam sebuah tabel. Perintah ini tentu saja bisa dijalankan ketika database dan tabel sudah dibuat. Contoh: INSERT INTO nama_tabel VALUES (data1, data2, dst…);

SELECT: perintah ini digunakan untuk mengambil dan menampilkan data dari tabel atau bahkan dari beberapa tabel dengan penggunaan relasi. Contoh: SELECT nama_kolom1, nama_kolom2 FROM nama_tabel;

UPDATE: perintah update digunakan untuk memperbaharui data pada sebuah tabel. Contoh: UPDATE nama_tabel SET kolom1=data1, kolom2=data2,… WHERE kolom=data;

DELETE: perintah delete digunakan untuk menghapus data dari sebuah tabel. Contoh: DELETE FROM nama_tabel WHERE kolom=data;

Data Control Language (DCL) adalah sub bahasa SQL yang berfungsi untuk melakukan pengontrolan data dan server databasenya, seperti manipulasi user dan hak akses (priviledges). Yang termasuk perintah dalam DCL ada dua, yaitu GRANT dan REVOKE.

GRANT: perintah ini digunakan untuk memberikan hak akses oleh admin ke salah satu user atau pengguna. Hak akses tersebut bisa berupa hak membuat (CREATE), mengambil data (SELECT), menghapus data (DELETE), mengubah data (UPDATE), dan hak khusus lainnya yang berhubungan dengan sistem database.

REVOKE: perintah ini digunakan untuk mencabut hak akses yang telah diberikan kepada user. Dalam ini merupakan kebalikan dari perintah GRANT.

TCL (Transaction Control)

Commit : Untuk Menyimpan Hasil Perintah.

SavePoint : Identifikasi point transaksi yang akan di gunakan nantinya. .

Rollback : restore database ke kondisi commit terakhir.

Set Transaction : Mengubah Level Transaksi.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s